Logo Kamis, 5 Agustus 2021
images

7 Fakta kenapa bayi suka memasukkan tangan ke dalam mulutnya

Efnews - Sering kita jumpai bayi suka memasukkan tangan ke dalam mulutnya. Sebenarnya kenapa ya bayi kok suka melakukan hal itu ?

Mari kita simak penyebab bayi memasukkan tangan ke mulut yang mungkin banyak orang tidak tahu. Yuk!

1. Gejala Tumbuh Gigi

Jika usia Si Kecil saat ini sudah memasuki 4 hingga 7 bulan, maka kebiasaan memasukkan tangan ke mulut disebabkan oleh teething.

Di mana biasanya pada usia-usia tersebut bayi memang sudah akan mulai mengalami gejala-gejala tumbuh gigi.

Untuk mencegah bayi memasukkan tangan ke mulut, Moms dapat memberinya alternatif lain.

Journal of The American Academy of Pediatrics menyarankan, untuk memberikan biskuit, bagel, ataupun makanan dingin untuk memberikan tekanan pada gusi.

Namun, cara ini tidak boleh digunakan pada bayi yang belum mengonsumsi makanan padat.

Pengawasan diperlukan untuk memastikan bahwa potongan kecil makanan tidak pecah dan menimbulkan bahaya tersedak pada bayi.

 

2. Merasa Aman dan Nyaman

 

Meskipun merupakan kondisi yang normal, bayi memasukkan tangan ke mulut faktanya dilakukan bayi karena kebiasaannya selama berada di dalam rahim Moms.

Jadi, bayi memasukkan tangan ke mulut dapat menjadi tanda Si Kecil sedang menenangkan diri, sebagaimana rasa aman dan nyaman yang mereka dapatkan di dalam rahim.

Jika berhadapan dengan masalah ini, Si Kecil perlu belajar untuk menenangkan diri karena Moms atau Dads selalu berada di sisinya.

3. Perkembangan Indera Perasa Bayi

Jill Stamm, Ph.D., salah satu pendiri New Direstion Institute for Infant Brain Development dan seorang professor Psikologi Klinis di Arizona State University, mengatakan bahwa mulut dan tangan memiliki saraf yang paling peka.

Itulah sebabnya sering bayi memasukkan tangan ke mulut.

Bayi seusia ini, mulai menyadari bahwa mereka memiliki indera perasa pada tubuh mereka sehingga mereka dapat melakukan berbagai hal hingga memasukkan benda ke mulut.

Mereka juga mencari tahu indra perasa dalam mengenal rasa, tekstur, dan suhu yang berbeda.

 

4. Jelajah Hal Baru

The American Dental Association melaporkan bahwa bayi memasukkan tangan ke mulut dan menghisapnya dapat membuat bayi merasa aman, bahagia, dan membantunya belajar tentang dunia baru.

Sebagaimana rasa aman yang didapatkan saat bayi menghisap dot atau benda lainnya.

Kebanyakan kebiasaan ini akan berhenti pada usia 2-4 tahun, sebelum gigi permanen tumbuh. Oleh karena itu, seharusnya kebiasaan ini tidak menyebabkan masalah gigi serius pada bayi.

5. Bayi Overstimulasi Menghisap Jari

Meskipun kebanyakan merupakan kondisi normal, perlu diwaspadai pula bahwa bayi memasukkan tangan ke mulut dan mengisapnya juga tanda dari overstimulasi.

Tanda lain yang juga ditunjukkan adalah menguap hingga lebih sering rewel.

Salah satu cara bagi bayi overstimulasi merasa tenang adalah memasukkan tangan ke mulut.

 

6. Sedang Lapar

 

Jika bayi memasukkan tangan ke mulut bisa jadi pertanda ia sedang lapar.

Beberapa bayi tidak menangis saat merasa lapar, tetapi memasukkan tangannya ke dalam mulut dan membuat suara isapan.

Hal ini umum terjadi sekitar waktu menyusu, atau bahkan antara pemberian MPASI selama percepatan pertumbuhan.

Bayi yang disusui dapat memasukkan tangan ke mulut, sambil memutar kepala ke samping ke arah payudara Moms.

Mengutip dalamNational Center for Biotechnology Information, di mana hal ini dikenal sebagai rooting reflex.

7. Mengantuk

 

Sebagian besar bayi akan mudah tertidur saat merasa lelah. Beberapa lainnya membutuhkan bantuan dot, payudara, atau botol susu untuk membuatnya tertidur.

Jika bayi memasukkan tangan ke mulut, menjadi sangat pendiam dan kurang responsif terhadap suara Moms atau suara-suara lain di sekitarnya, maka kemungkinan ia sedang mengantuk.

 

Sumber : orami.co.id