Logo Selasa, 22 Juni 2021
images

AB Center selenggarakan seminar Photography dan Videography agar dapat menghasilkan Cuan dari Gadget kita

Efnews Malang - AB Center adalah sebuah komunitas di Kota Malang yang menangani atau menjadi pusat pelatihan, seminar, pergerakan sosial yang juga dapat mempersiapkan Profesional bersertifikat sebagai bentuk pelayanan ke Masyarakat. Kali ini pada Rabu, 5 Mei 2021, AB Center bekerjasama dengan Hawaii Group Malang mengadakan workshop foto dan videography, dengan mengambil tema “Optimalkan kameramu untuk kepuasan customer”, banyak sisi positif yang diambil untuk menghasilkan gambar menjadi penghasilan.

 

Materi yang diusung adalah materi dasar photography, pengenalan alat dan teknis pengambilan gambar dan bagaimana cara mengarahkan konsumen untuk pengambilan gambar yang terbaik dengan dibimbing oleh Widi BomBom dan Bagong Mulyo, dua orang profesional muda yang sangat ahli dibidangnya yang berkarya di bidang ekonomi kreatif kota Malang. Selain workshop, materi yang didapatkan langsung dipraktekkan di lokasi Hawaii Waterpark, Graha Kencana, Kota Malang

 

Mengambil tempat di Museum Ganesya Lt.3, acara dibuka oleh perwakilan Hawaii Group, mbak Fanti, marketing Hawaii Group, Mbak Fanti mempresentasikan 4 area yang ada di Hawai Group Malang, yaitu: Museum Ganesya, Hawaii Waterpark, Malang Night Paradise dan Malang Smart Arena. Wahana yang paling digandrungi di Hawaii Waterpark adalah Tsunami yang tinggi gelombangnya 3,1 meter dan Magic Journey di Malang Night Paradise. Dengan adanya kegiatan seperti ini Mbak Fanti berharap pariwisata khususnya di kota Malang dapat kembali bergairah. “Nantinya para peserta bisa langsung praktek foto dan videonya di seluruh arena Hawaii Group sepuas-puasnya sambil buka puasa bersama di area “Ramadhan Food Festival”,” kata Mbak Fanti.

 

Workshop dibuka oleh Widi Sunarto, seorang sutradara kawakan yang sharing berbagai pengalaman dan berbagi cerita untuk menemukan solusi. Creative director KawinanMalang dan BeImage Cinema serta bergerak di AudioDigital. Beliau menjelaskan bahwa Videography merupakan proses merekam Visual dan Audio dengan banyak Frame. “Ilmu melukis dengan cahaya melebihi 2 Frame, yang ditangkap oleh mata kita maupun kamera adalah cahaya yang dipantulkan oleh suatu objek,” jelas Widi yang dikenal dengan nama Widi Bombom. Beliau memberikan tips, untuk harga sebuah karya, kita harus dulu bertanya kepada klien tentang materi yang akan kita ambil, setelah dikalkulasi barulah kita bisa menentukan harga, daripada langsung menyebut angka namun permintaan klien melebihi ekspektasi.

 

Materi workshop kemudian dilanjutkan oleh Mulyo Bintato, seorang photographer kawakan yang mengenal dunia foto tahun 1994. Beliau menjelaskan photography berasal dari bahasa Yunani “Photos” artinya Cahaya, “Gravo” artinya melukis. “Photography adalah proses atau metode untuk menghasilkan gambar dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengena obyek tersebut melalui media yang dapat menangkap cahaya,” jelas pria yang biasa dipanggil Bagong Mulya. 3 variabel yang penting dalam menentukan pecahayaan sebuah foto menurut Bagong adalah Aperture / Diafragma (Lubang pada lensa, dimana melalui lubang tersebut cahaya akan masuk), Shutter Speed (Seberapa lama shutter terbuka atau sensor yang terekspos terhadap cahaya) dan ISO (Level sensivitas sensor terhadap cahaya). “Di Photography, kita harus bisa mengkombinasikan antara diafragma, ISO dan kecepatan. Semakin kecil nilai diafragmanya, lubang yang di kamera akan semakin besar, namun semakin kecil ruang tajamnya,” jelas Bagong Mulyo yang juga bergerak di bidang Pariwisata.

 

Acara ditutup dengan praktek workshop di area Malang Night Paradise dan buka puasa Bersama di area "Ramadhan Food Festival" Malang Night Paradise.

 

Reporter: Francis Xavier