Logo Selasa, 22 Juni 2021
images

KPK sambang ke Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jl. K.H. Wahid Hasyim No.194, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Efnews Jakarta-Jumat tanggal 16 April 2021, Lembaga Anti Rasuah atau yang dikenal dengan nama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), sambang ke Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jl. K.H. Wahid Hasyim No.194, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tujuannya terkait dengan sosialisasi implementasi Sistem Integritas Parta Politik atau yang disingkat SIPP yang bertujuan mengampanyekan nilai-nilai integritas dengan menyelenggarakan pendidikan antikorupsi.


Plt Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana menekankan kepada jajaran PSI untuk kembali menguatkan nilai-nilai integritas, salah satunya dengan menyelenggarakan pendidikan antikorupsi. “Tidak ada jaminan orang tidak akan korupsi. Nilai-nilai antikorupsi itu harus diberikan sejak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sampai maut menjemput. Orang yang sudah diberikan penghargaan antikorupsi pun masih bisa korupsi,” tegas Wawan.

KPK walaupun dengan undang-undang baru yang memiliki strategi pemberantasan korupsi dengan tiga pendekatan, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan, tetap menilai penting pendidikan masyarakat akan bahaya dan dampak korupsi, dimana didalamnya ada 5 hal yang harus diperhatikan oleh semua partai politik, yaitu: Kode Etik, Rekrutmen, Kaderisasi, Pengelolaan Keuangan Partai Politik dan demokrasi internal.


"Parpol sebagai pencetak pemimpin bangsa atau penentu kebijakan, pembuat undang-undang dan mewakili suara rakyat. Untuk itu bagaimana kami membentuk atau mengawal agar parpol yang ada sekarang ini menjadi parpol yang antikorupsi,” lanjut Wawan.
KPK berharap PSI memasukkan materi antikorupsi dalam sesi-sesi pelatihan kepada kader dan mengingatkan kepada seluruh pengurus DPP PSI yang hadir agar jangan mendekati korupsi.

Baik KPK maupun PSI mempunyai tujuan yang sama yaitu mengelola partai politik menjadi pilar demokrasi yang akuntabel, transparan dan berintegritas. Kehadiran KPK yang diterima oleh Plt. Sekretaris Jendral DPP PSI, Dea Tunggaesti sepakat bahwa apa yang disampaikan KPK sudah satu frekuensi, pendidikan menjadi salah satu yang utama dan selalu mengingatkan kader-kadernya akan nilai-nilai dasar integritas.

“Kami tentunya pasti akan terus menjadi penegak antikorupsi dan akan selalu menjadi penegak antikorupsi dan akan selalu kosisten. Kami mulai dari kaderisasi di awal, kami melakukan konvensi, jadi semua orang tidak bisa ujug-ujug menjadi anggota legislatif atau anggota eksekutif, tetapi kami melakukan konvensi dengan panelis-panelis yang ternama, terbuka sehingga masyarakat bisa langsung menyaksikan dan nanti hasil rekomendasi itu yang kami pakai,” jelas Sis Dea, panggilan akrabnya.


PSI berupaya mengubah persepsi masyarakat yang kurang baik terhadap parpol-parpol (Partai Politik) lama dan politik merupakan sesuatu yang mulia apabila berada di tangan orang-orang yang tepat.

 

Sumber:
https://www.facebook.com/psi.or.id/videos/508342663678424
https://www.viva.co.id/berita/nasional/1365306-datangi-pengurus-psi-kpk-tak-ada-jaminan-orang-tidak-korupsi?page=all&utm_medium=all-page


Reporter: Francis Xavier