Logo Selasa, 22 Juni 2021
images

Bu Sri, sedang mengemas nasi kuning jualannya

Efnews Malang, Masa pandemi tidak menghalangi langkah bu Sri, seorang penjual nasi kuning untuk terus berjualan. Bahkan, di tengah situasi sulit ini, penjualan tidak boleh sampai turun. 

Setiap hari, Bu Sri memasak sendiri nasi kuning jualannya, dibantu oleh suami dan anaknya. Dalam sehari, lebih dari 100 porsi nasi kuning siap dipasarkan ke pedagang-pedagang yang ada di kota Malang. Khususnya daerah sawojajar, sulfat, dan pakis.

Di rumahnya yang sederhana, di Jl. Kresno no 26, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing ini, setiap hari proses produksi nasi kuning dimulai. Bu Sri meracik sendiri bumbu untuk nasi kuning dan lauk-lauk yang ada di dalamnya. Seperti, ayam krispi, perkedel kentang, sambal goreng kering tempe, telur dadar, mie, serundeng kelapa.

Setiap pukul 2 pagi, lebih dari 100 pack nasi kuning mulai dikemas oleh tangan Bu Sri. Dengan ketelatenan dan kesungguhannya, setiap hari nasi kuning banyak terjual. Sedangkan sisa nasi kuning yang tidak habis dijual, biasanya dibagikan ke anak-anak yang ada di perempatan lampu merah, ataupun ke tukang becak yang ada di sekitar situ.

Kepada Efnews (Senin, 19 April 2021) Bu Sri menyampaikan, semoga masa pandemi ini bisa segera hilang. Sehingga keadaan bisa normal seperti sebelumnya dan penjualannya bisa semakin membaik.