Logo Rabu, 8 Desember 2021
images

Dar Rajut, brand lokal Malang yang sudah menembus pasaran lokal dan luar pulau (tas : bet seller)

Efnews Malang - Dar Rajut, sebuah brand lokal Malang yang memproduksi barang-barang hasil rajutan tangan. Berawal dari hobi, kemudian pesanan mulai berdatangan.

Mulai dari tas, dompet, baju bayi dan balita, aksesoris (bros, bandana, syal), home decor (sarung bantal, ikat gorden, taplak meja, sarung toples kue, sarung botol minum) dan masih banyak lagi yang lainnya.

Semua produk ini dibuat sesuai dengan pesanan, baik warna, motif, dan juga ukuran produk. Setiap produk yang dihasilkan memiliki waktu pengerjaan yang berbeda-beda. Tergantung dari jenis produk, motif, dan ukuran yang dipesan.

Darwati, pengrajin hasil rajutan ini, juga seorang karyawati di Yayasan Putera Indonesia Malang (yayasan bidang pendidikan) yang mengerjakan produk pesanan konsumennya di saat hari libur, ataupun di malam hari. Untuk pengerjaan dompet misalnya, membutuhkan waktu 1- 2 hari. Untuk produk tas, bisa membutuhkan waktu 3 hari - 1 minggu.

Produk sepatu atau topi bayi biasanya dapat diselesaikan dalam waktu 1-2 hari, tetapi untuk baju bisa diselesaikan dalam waktu kurang lebih 1 minggu tergantung ukuran dan motifnya.

Harga setiap produk ditentukan berdasarkan ukuran, bahan (jenis benang dan aksesoris pelengkap produknya), dan motif. Untuk bros, harganya mulai Rp.10.000 - Rp. 15.000, dompet mulai harga Rp. 75.000.

Untuk pemasaran, Darwati menggunakan media sosial seperti facebook (Darwatee Rajutan), instagram (darwatee), dan whatsapp. Tidak jarang juga bergabung bersama KRM (Komunitas Rajut Malang) di pameran, bazar, atau even lain yang diadakan saat peringatan hari besar atau acara lain, misalnya Malang City Expo,dll.

Konsumen produk Dar Rajut ini mulai dari kalangan keluarga, teman, kolega, dan konsumen online lainnya.
Suka duka menjadi pengrajin hasil rajutan seperti ini, banyak dialami oleh Darwati. Suka nya, ada yang memberikan komentar bagus dan lanjut memesan produknya. Sedangkan pengalaman duka yang tidak jarang juga dialami adalah ketika beberapa orang banyak bertanya tentang detail produknya, tetapi setelah tahu harganya, tidak jadi membeli produknya.

Harapan Darwati untuk produk hasil rajutannya, yaitu ingin memperkenalkan hasil karyanya kepada konsumen lokal bahkan hingga sampai ke kancah internasional. Juga agar produk rajutannya ini laku terjual di pasaran.



Sumber :
 Darwati, pemilik brand 'Dar Rajut'