Logo Rabu, 8 Desember 2021
images

Festival Kuliner Tempe Sanan Launching Aneka Produk Olahan Tempe

Efnews.id - Kota MalangGelaran Virtual Event Kampung Tematik Kota Malang 2021 ini sangat menarik, dikemas secara hybrid melalui tayang streaming Inspire Media TV dan juga di tempat event itu sendiri, dimana live event acara diselenggarakan benar-benar meriah. Hal ini menarik perhatian Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informatika) RI untuk menilik, sejauh mana Kota Malang dalam mempersiapkan pariwisata melalui pemanfaatan teknologi digital.

 

Dzaky Nurcahyo, perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang sedang meriset potensi unggulan yang ada di Kota Malang, melalui program bertajuk "Smart City", dimana Kota Malang termasuk 1 dari 100 Kota yang mengikuti program tersebut. "Virtual event ini saya pikir dapat menggairahkan pariwisata yang ada di Kota Malang. Terlebih sudah banyak masyarakat yang rindu berkunjung ke kampung-kampung tematik yang ada di Kota Malang. Sehingga dengan adanya acara live event yang divirtualkan ini dapat mengobati rasa rindu mereka terhadap Kota Malang, ungkap Pak Dzaky.

 

Hari Minggu (17/10/2021) di Kampung Wisata Kuliner Sanan, Kecamatan Blimbing, merayakan kampung Festival Kuliner Tempe Sanan. Festival ini untuk menunjukkan bahwa produk tempe Sanan tiap tahun makin beragam. Selain itu juga ada pameran produk baru dari PKK seperti cookies tempe, bangsreng, stik mendol, tempe karakter, kue kering, nastar, bluder, kebab, nastar, kukis yang semuanya berbahan dasar tempe. Ada juga suvenir dari batu alam dari Dosen Universitas Negeri Malang (UM).

Yang tak kalah menariknya, salah satun stand mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) lewat PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat, memanfaatkan limbah kulit ari kedelai untuk menjadi produk unggulan dalam bazar kuliner kali ini.

 

Gelaran Festival Kuliner Tempe Sanan kali ini dimeriahkan group musik Karinding, Launching Tari Oglek Tempe Sanan sebagai tari sambutan, penyerahan Dokumentasi Tari, Penyerahan desain Kemasan Produk Tempe Sanan dari LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Negeri Malang (UM) serta showing stand bazar kuliner tempe Sanan.

 

Asmualik, Anggota DPRD Kota Malang Dapil Blimbing yang rajin menghadiri setiap event kampung tematik dalam sambutannya menyampaikan bahwa sentra kerajinan tempe yang sudah menembus pasar mancanegara sebagai tanda bahwa olahan tempe memang menjanjikan masa depan bagi warga Sanan. Gelaran ini sebagai tanda kebangkitan ekonomi dan wisata edukasi di Malang agar segera bergairah kembali.

Acara yang dipandu oleh Isa Wahyudi atau yang dikenal dengan nama Ki Demang, Ketua Forkom Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang dan Afrilia Wijayanti, salah satu MC kondang asli Sanan, membuat warga yang menonton gelaran ini dari awal hingga akhir enggan berajak dari lokasi festival. Sajian musik etnik dan tarian Oglek Tempe Sanan makin menambah keseruan event ini.

 

Tarian Oglek Tempe Sanan ini sengaja diciptakan oleh Endang Wara Surpihatin untuk sajian penyambutan tamu wisatawan saat Kampung Wisata Tempe Sanan ini menerima tamu wisata edukasi. "Saya menerima tantangan dari Ki Demang untuk menciptakan tari kreasi masing-masing kampung tematik, asal ada warga yang mau diajari dan ada dananya," sambut Wara dengan gelak tawa sambil bercanda.

 

MC yang akrap dipanggil Lia ini juga mengajak tamu undangan, seperti Kementerian Kominfo RI (Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), DPRD (Dewan Pimpinan Rakyat Daerah), Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata), Camat, Lurah, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Bhanbinkamtipmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), RW Purwantoro, Dosen Pengabdian Masyatakat dari LP2M UM ke stand kuliner. Setelah itu, Lia mempromosikan produk olahan satu persatu termasuk produk olahan terbaru. Sontak tamu dipersilahkan mencicipi semua kuliner yang disajikan di stand-stand, hingga membuat tak ada satupun produk yang tersisa.

 

Reporter: Francis Xavier