Logo Kamis, 5 Agustus 2021
images

Festival Pesona Rampal

Kalender Event Pariwisata Kota Malang kali ini diawali dengan menggelar Festival Pesona Rampal Celaket, Minggu 11 April 2021 di Kampung Rampal Celaket Kecamatan Klojen.


Digelar di halaman Kantor Kelurahan Rampal Celaket, festival ini dihadiri oleh Iwan Mahendra dan Arief Budiarso (keduanya anggota DPRD Kota Malang), Ahmad Mabroer (Camat Klojen), Dian Kuntari (Kabid Kebudayaan Dikbud), Fitria Noverita (Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar), Ki Demang (Ketua Forkom Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang) serta Sabardi (Lurah Rampal Celaket).


Dalam Festival kali ini menampilkan semua ragam potensi kesenian yang dikelola oleh Pokdarwis Kampung Satrio Turonggo Jati dan ditempatkan di Sanggar Krida Budaya Kelurahan Rampal Celaket. Kegiatan ini menarik minat masyarakat sekitar untuk menyaksikan dan berpartisipasi di Festival ini.


Nanang Gustanto, Ketua Pokdarwis Satrio Turonggo Jati mengatakan jika kegiatan ini selain mengenalkan budaya juga mempromosikan ekonomi kreatif daerah Rampal Celaket. "Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengenalkan budaya dan ekonomi kreatif lokal,” kata Gustanto


Adapun acaranya meliputi: Tari jaranan kreasi judul Logro Elo - Elo, Tari Zapin, Tari Cucak Hijau, Tari Gandrung, Tari Enggang, Atraksi puluhan Pencak Silat Pagar Nusa selain itu juga ada hiburan lainnya seperti Keroncong Celaket, Campur sari, Dangdut komputer.


Fitri Neverita menyampaikan bahwa gelaran festival tahun ini merupakan kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk melawan keterpurukan pandemi Covid 19. "Event dapat di gelar dimana saja agar ada putaran ekonomi asal panitia mengawal protokol kesehatan secara ketat. Saya melihat ada pameran senirupa, kerajinan, serta kuliner dengan ratusan penonton yang menyertai event ini," tambah Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar ini.


Di sela acara Ki Demang, Ketua Forkom Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang, menyampaikan bahwa dulu festival Kampung Rampal Celekat pertama di gelar tahun 2010, namun merupakan festival skala kampung saat pertama event ini dibuat di Kota Malang. "Sekarang festival ini diikuti dan dicontoh oleh kelurahan maupun Kampung tematik lainnya di Kota Malang. Tahun ini ada 40 event festival pariwisata yang di selenggarakan oleh 21 kampung tematik seKota Malang," ungkap pria yang bernama asli Isà Wahyudi yang juga Penggagas Kampung Budaya Polowijen kepada Efnews.

.
Reporter: Francis Xavier