Logo Rabu, 8 Desember 2021
images

Lagu Batak Terpopuler versi Batak Center

Efnews.id- Pengumuman pemenang Lomba Lagu Batak Terpopuler versi Batak Center di Royal Resto, tepatnya di jln Pemuda Rawamangun Jakarta Timur, Rabu (10/11/2021). Ajang Lomba Lagu Batak Terpopuler versi Batak Center tersebut dimulai pada 05 Mei 2021 dan berakhir tanggal 31 Oktober 2021 lalu. Semenjak diluncurkannya ajang ini, antusias para masyarakat terkhusus orang Batak sangatlah besar hingga mencapai 8.300, dan suara (voters) terkumpul sebanyak 24.146.

Selain pengumuman pemenang lomba lagu Batak terpopuler, Batak Center juga pada kesempatan yang sama, memberikan apresiasi kepada para pencipta lagu Batak atau ahli warisnya. Saat itu hadir dari keluarga besar alm Nahum Situmorang, Ismail Hutajulu, Tilhng Gultom dan Robert Marbun, dan pencipta yang masih eksis sampai saat ini seperti,  Andolin Occa Sibuea, Freddy Tambunan, Yamin Panjaitan, Tagor Pangaribuan, Agus Erdiaman Purba, Jonar Situmorang, Willy Hutasoit, Feber Manalu, Abidin Simamora. Acara tersebut dapat ditonton kembali melalui Kanal YouTube Batak Center.

Sebagai Ketua Panitia Joyce Boru Manik mengucapkan terima kasih kepada para pencipta lagu atau ahli waris yang sudah berpartisipasi dalam lomba ini, terlebih yang dapat hadir saat ini. Ternyata banyak juga orang Batak belum mengetahui apalagi mengenal wajah, siapa pencipta lagunya meskipun lagu yang didengar sudah familiar,  dan terimakasih kepada Batak Center yang telah menyelenggarakan lomba ini, sehingga kita dapat melihat melalui publik, sejauh mana khususnya generasi muda milenial yang menyukai lagu-lagu Batak. Ternyata dari hasil polling atau pengumpulan suara, masih banyak lagu Batak menjadi lagu favorit dan mampu bersaing secara sehat dengan lagu-lagu populer lainnya,” kata Joyce dalam sambutannya.

Sementara Ketua Umum Batak Center Ir SM Tampubolon mengatakan, bahwa Lomba Lagu Batak Terpopuler yang kali pertama diselenggarakan ini, dapat memberi gambaran kepada masyarakat, bahwasanya, khususnya lagu-lagu Batak tempo dulu mengalami pergeseran. Padahal lagu-lagu Batak tempo dulu tersebut sarat makna, setidaknya menggambarkan potret kehidupan orang-orang Batak pada masanya.

“Katakanlah seperti lagu O Tano Batak ciptaan Sidik Sitompul (S Dis), lagu Anakhonhi Do Hamoraon di Au ciptaan Nahum Situmorang, atau Mardalan Au Marsada-sada ciptaan Tilhang Gultom,” dan masyarakat Batak khususnya pada masa itu, sangat menggemari karya cipta mereka.
Bapak SM Tampubolon berharap para pencipta lagu Batak pada masa sekarang dan yang akan datang perlu belajar dari karya-karya komposer Batak pada masa kejayaan mereka.

Beliau juga mengatakan, kegiatan seperti ini dapat diadakan lagi oleh Batak Center atau komunitas-komunitas lainnya, karena diyakini dapat menjadi ajang komunikasi bagi sesama seniman.

Sebagai Ketum Batak Center, selain mengapresiasi para pencipta dan penyanyi lagu Batak, SM Tampubolon punya rencana-rencana besar ke depan seperti bagaimana memperjuangkan ulos menjadi warisan dunia, membuat tulisan para tokoh orang Batak yang nantinya dapat dijadikan referensi bagi generasi muda, termasuk perlu memikirkan mendirikan gedung opera Batak sebagai perwujudan bahwa orang Batak itu seniman, itu sebabnya SM Tampubolon berharap Batak Center harus dapat menjadi problem solver yang kreatif dan inspiratif, bukan jadi problem maker.


Berikut pemenang Lomba Lagu Batak Terpopuler versi Batak Center:
Pemenang pertama, lagu Sipukkah Huta ciptaan Agus Erdiaman Purba memperoleh suara terbanyak 2.540 suara. Pemenang kedua, lagu Anakhonhi Do Hamoraon di Au ciptaan Nahum Situmorang memperoleh 2.037 suara, Pemenang ketiga, lagu Simalungun Najagiah ciptaan Agus Erdiaman Purba memperoleh 1.639 suara. Pemenang keempat, Dijou Au Mulak Tu Rura Silindung ciptaan Nahum Situmorang memperoleh 1.485 suara, Pemenang kelima, O Tao Toba ciptaan Nahum Situmorang memperoleh 1.442 suara.

Selain kelima pemenang lomba tersebut, Batak Center juga mengapresiasi para pencipta lagu Batak Karo dan Batak Pakpak.
Mereka pun memperoleh penghargaan dari Batak Center. Namun sayang, pencipta lagu Batak Angkola/Mandailing belum turut berpartisipasi,” ujar SM Tampubolon.

Selain mendapat hadiah uang, para pemenang juga mendapatkan Piagam Penghargaan kepada semua peserta.[Mar'S]