Logo Rabu, 8 Desember 2021
images

Pemukulan terhadap seorang imam di masjid

Efnews - Pelaku pemukulan kepada imam masjid di Riau diketahui  bernama Deni Ariawan(41th). Jumat pagi (7 Mei 2021) pria ini tiba-tiba menerobos masuk di antara shaf jemaah sholat subuh, mendekati imam dan kemudian menampar pipi sang imam, yang saat itu masih memimpin sholat shubuh.

Akibat kejadian itu, Deni dihajar jemaah sampai babak belur dan kemudian ditangkap oleh kepolisian Polsek Tampan. Belakangan diketahui bahwa pria ini ternyata memiliki gangguan jiwa. Kejadian ini sempat viral di media sosial, setelah bukti rekaman cctv dari masjid tersebut, beredar luas.

Setelah ditangkap polisi, sekarang beredar surat pernyataan damai kedua belah pihak, yang sudah tersebar di media sosial. Dalam surat tersebut terdapat beberapa poin keterangan, yang intinya agar pelaku dimaafkan. Dan diusahakan agar kasus ini tidak lanjut ke meja hijau karena pelaku dianggap memiliki gangguan jiwa.

Dalam surat perdamaian itu, pelaku diwakili oleh adiknya. Dalam surat tersebut, pihak kedua atau adik dari pelaku ini menyampaikan kesalahannya tidak bisa menjaga kakak kandungnya sehingga terjadi pemukulan tersebut.

Sementara pihak pertama atau Juhri Ashari Hasibuan atau imam, sedangkan pihak kedua atau pemukul diwakili Fajar Marta sebagai adik pelaku.

Pihak kedua atau adik pelaku berjanji akan menjaga kakaknya supaya tidak mengulangi aksinya lagi atau perbuatan melanggar hukum lainnya.

"Kedua belah pihak saling memaafkan dan tidak timbul rasa dendam dikemudian hari sehubungan dengan perkara ini," demikian bunyi poin kedua surat perdamaian itu. Dalam perdamaian itu pihak pertama disebutkan tidak akan menuntut pihak kedua secara hukum pidana maupun perdata.