Logo Rabu, 8 Desember 2021
images

Peserta Didik Kelas XI Farmasi Industri SMK PIM, Antusias Wujudkan Ide Kreatif Dan Memproduksi Produk Kefarmasian

Efnews.id - Kota Malang - Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK), merupakan salah satu Mapel (Mata Pelajaran) produktif kompetensi keahlian yang menuntut peserta didik untuk menciptakan sebuah produk kreatif yang dapat dipasarkan sebagai bekal penguatan kewirausahaan. Pada mapel ini peserta didik dituntut memiliki sikap dan perilaku wirausaha, hingga melakukan kegiatan produksi dengan berbagai produk yang dihasilkan sesuai dengan kompetensi keahlian masing masing.

Begitu juga dengan peserta didik kelas XI Farmasi Industri, mereka diwajibkan mewujudkan ide kreatif dan memproduksi produk-produk kefarmasian.

Atik Dina Fitria, S.Pd. M.Pd, Kepala Sekolah SMK Putra Indonesia Malang yang bertagline touch your future ini menjelaskan, bahwa model pembelajaran yang diterapkan untuk mapel PKK adalah model Production Based Training (PBT) dengan siklus produksi dan Project Based Learning sebagai siklus usaha. "Kedua model tersebut saling mendukung mengisi dan melengkapi guna keberhasilan pembelajaran PKK," Ucapnya,Sabtu,09 Oktober 2021.

Lebih lanjut Atik yang juga merupakan guru Mapel produktif memaparkan langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek, yang diterapkan dalam mapel PKK.

"Ada enam langkah yang dilalui pada aktivitas mapel ini pertama, merancang dan menentukan proyek berbasis pemecahan masalah sehari-hari . Kedua, penyusunan rancangan pembuatan prototipe produk beserta analisis kualitas prototipe produk dengan pendampingan tim guru. Ketiga merancang desain atau kemasan produk pra produksi massal. Keempat, pelaksanaan produksi massal berdasarkan analisis keberhasilan prototipe produk. Kelima, promosi dan pemasaran berdasarkan target yang telah dirancang. Keenam, penyusunan laporan pengelolaan usaha." jelasnya.

PKK diampu oleh team teaching yang terdiri dari dua guru mapel yaitu guru mapel kewirausahaan dan guru mapel farmasi industri. "Dua pengampu pembelajaran ini adalah bapak Fathoni dan ibu Erni, pembelajaran didominasi kegiatan praktek ." tambahnya.

Dikesempatan yang sama ,A. Mughis Fathoni, A.Md. guru mapel produktif kompetensi keahlian farmasi industri memaparkan bahwa timnya membantu proses kreatif, produksi, dan analisa dari produk kreatif yang dihasilkan peserta didik. "Saat ini muncul beberapa produk kreatif yang sedang dalam tahap pembuatan protitupe produk diantaranya lipbalm, minyak telon aroma terapi, teh herbal, face mist tentunya dengan inovasi baru,"kilahnya.

Lebih lanjut Fathoni yang juga aktif dalam kegiatan sosial Kabupaten Malang ini ,berharap muncul young entrepreneur dalam proses pembelajaran PKK.

"Sosok entrepreneur akan muncul dalam pembelajaran ini, sehingga mampu membawa produk unggulannya bersaing di pasar luas." tegasnya

Senada dengan guru mata pelajaran kewirausahan Erni Rachmawati juga berharap muncul produk unggulan bidang kefarmasian. "Untuk dapat bersaing, kami mendampingi peserta didik dalam menentukan harga, mendesain kemasan , hingga mempromosikan produk unggulannya" sambungnya.

Dengan bekal kedua guru yang kompeten pada bidangnya, diharapkan peserta didik mampu mengelola usaha mulai dari merencanakan, memproduksi , memasarkan produk unggulannya hingga mencapai target. "Kalau bisa produk peserta didik kompetensi keahlian farmasi industri mampu bersaing dengan produk produk yang telah beredar dipasaran" harap Erni yang juga kepala badan usaha YPIM.

Mau jadi young entrepreneur, mari bergabung bersama SMK PIM melalui jalur prestasi dan peminatan khusus. Pendaftaran sudah di buka mulai tanggal 1 september hingga 31 desember 2021. Silahkan kunjungi website smkpim.sch.id.(Don Key)