Logo Kamis, 5 Agustus 2021
images

STTIAA Gelar Wisuda Secara Daring

Efnews.id - Sebagaimana agenda rutin, Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah (STTIAA) menggelar wisuda secara daring (online). Wisuda yang dihelat Jumat (9/7) dilaksanakan  terhadap 46 wisudawan /wisudawati. Keempat puluh enam wisudawan/wisudawati tersebut berasal dari dari 3 Program Studi yaitu Strata 1 Teologi sebanyak 16 orang, Strata 1 Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebanyak 22 orang dan Strata 2 Teologi sebanyak 13 orang.

Kegiatan ini digelar setelah keempat puluh enam wisudawan/wisudawati yang dimaksud dinyatakan lulus dalam Yudisium yang diselenggarakan beberapa hari sebelumnya. Dengan kelulusan yang dimaksud, mereka berhak menyandang gelar Sarjana Theologi (S.Th) untuk alumnus program studi S1 Teologi, Sarjana Pendidikan (S.Pd) untuk program studi Pendidikan Agama Kristen dan Magister Teologi (M.Th) untuk program Pascasarjana S2 Teologi.

Berbeda dengan wisuda secara luring (langsung) yang dilaksanakan sebelum Pandemi Covid 19. Wisuda kali ini dilaksanakan secara lebih singkat. Secara keseluruhan berdasarkan pantauan dari jurnalis media ini yang mengikuti acara secara daring acara berlangsung hanya sekitar 2 jam.

Sebagaimana wisuda lainnya, wisuda STTIAA ini diawali dengan prosesi  jajaran pimpinan dan dosen tetap. Namun, kali ini prosesi dilakukan secara unik. Jika prosesi pada wisuda luring dilakukan dengan cara berjalan memasuki ruangan, kali ini prosesi dilakukan dengan cara menampilkan foto dan nama pimpinan STTIAA dan jajaran dosen tetap.Prosesi ini diiringi dengan lagu Gaudeamus Igitur.

Selanjutnya acara dilanjutkan  dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pujian bersama Genta Injil Bergaung, orasi ilmiah dari Ketua STTIAA Dr. Rei Rubin Barlian, M.Th dengan tema The Gospel’s Light in The Pandemic. Dalam orasi ilmiahnya, Rei Rubin Barlian menyatakan bahwa di tengah pandemi yang terjadi, terang Injil harus senantiasa dibagikan agar damai sejahtera dari Kristus dapat menjadi solusi dari pergumulan yang ada saat ini.

Usai orasi ilmiah, sidang terbuka wisuda dilaksanakan. Di dalamnya terdapat beberapa rangkaian acara. Setelah pembukaan sidang acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Bidang Akademik  yang dilaksanakan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Ana Budi K, S.Sn., pelaksanaan wisuda dan diakhiri dengan doa penutup oleh Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Dr. Susana Endang Srisusiani, M.Th.

Yang menarik, berbeda dengan wisuda luring, di mana pemindahan tali dan ijazah wisuda diberikan oleh pejabat rektorat, dalam kesempatan wisuda daring tersebut, pemindahan tali dan pemberian ijazah dilakukan oleh keluarga terdekat, baik orang tua, saudara maupun suami/istri. Namun walaupun demikian, ketika wisuda dilakukan, ketiga Kaprodi baik Kaprodi Strata 1 Teologi Lukman Purwanto, M.Th, Kaprodi Strata 1 PAK Dr. Rosnila Hura, M.Pd.K dan Kaprodi Strata  II Teologi  Dr. Lukas Pattinama, M.Pd.K turut mendampingi Ketua STTIAA berdiri di hadapan wisudawan/wisudawati yang berada dalam aplikasi daring zoom.

Dalam Rangkaian acara  tersebut juga disampaikan sambutan dan janji wisudawan. Beberapa yang menyampaikan sambutan diantaranya  Rei Rubin Barlian selaku Ketua STTIAA,  Ir. Handi Saputra Gondokusuma mewakili Yayasan STTIAA dan Pdt. Alex Liem mewakili Dewan Pembina STTIAA. Untuk Sinode Gereja Kristen Abdiel (GKA) sambutan disampaikan oleh Pdt. Hendy. Sambutan dan Janji wisudawan diwakili oleh Yodi Saputra dan Markus Siahaan. Yang menarik  selain sambutan secara daring, beberapa diantara sambutan tersebut berupa rekaman video yang disetel ulang.

Dalam sambutan yang disampaikannya, secara senada mereka menyatakan bahwa proses belajar mengajar di STTIAA merupakan hasil campur tangan dan sinergi dari semua pihak yang terbeban dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Tanpa campur tangan Tuhan melalui berbagai pihak yang dipakaiNya untuk mendukung pelayanan di STTIAA, proses belajar mengajar tidak akan berjalan dengan baik (iyo@jbp)