Logo Rabu, 8 Desember 2021
images

Topeng Malang plus Jaranan dalam Jenggirat Fest Kampung Satrio Turonggo Jati

Efnews.id - Kota Malang - Siapa yang tidak tahu Kampung Celaket, kampung perintis event dan kampung perintis festival ala kampung Kota Malang. Kampung yang menyimpan segala potensi mulai dari seni budaya dan geliat ekonomi. Kampung yang selain terkenal dengan Batik Celaket, kampung ini juga terkenal dengan jaranan Celaket, ketoprak Celaket, Reog Celaket dan lain-lain. Melalui Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kampung Satrio Turonggo Jati, segala ragam macam kesenian dihidupkan dan menjadi obyek wisata budaya Kota Malang.

 

Minggu, 31 Oktober 2021, Kampung ini menyelenggarakan Jenggirat Fest yang merupakan rangkaian 27 Virtual Event Kampung Tematik Kota Malang yang dipandu oleh Mouzza Zee Lady Biker dan MC Afrilia Wijayanti dari Forkom (Forum Komunikasi) Pokdarwis Kota Malang. Walau live event di Kampung Satrio Turonggo Jati digelar di taman RW 3, Kelurahan Rampal Celaket, acara tetap terbatas dan tidak mendatangkan pengunjung dari luar untuk menjaga protokol kesehatan.

 

Nanang Gustanto, Ketua Pokdarwis Kampung Satrio Turonggo Jati membeberkan bahwa gelaran ini dari tahun ke tahun, Jenggirat Fest selalu menampilkan yang berbeda. “Potensi kesenian di Celaket ini melimpah, semoga segera menjadi sajian wisata budaya di Kota Malang,” harap Nanang yang menjelaskan bahwa kali ini tampilannya adalah Topeng Malangan, Jaranan Satrio Turonggo Jati, campursari, gamelan Uyon-Uyon Malangan serta tari kreasi Turonggo Jati.

 

 

Kepala Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni dalam sambutannya menyampaikan bahwa ragam macam kesenian di Kampung Satrio Turonggo Jati ini hendaknya dapat berkolaborasi dan mengisi kegiatan kesenian di kampung tematik lain, sehingga kunjungan paket wisata ke destinasi kampung tematik lebih lengkap, dan menampilkan ciri khas kesenian Kota Malang.

 

Ketika tari tarian topeng disajikan dengan iringan gamelan, Ki Demang Penggagas Kampung Budaya Polowijen (KBP) yang melihat langsung gelaran Jenggirat Fest merasa senang. “Nampaknya kedepan Kampung Satrio Turonggo Jati harus menampilkan kesenian Wayang Topeng. Karena mereka sudah lama berlatih tari topeng tinggal diberi lakon wayang topeng apa yang akan dipentaskan,” ungkap pria yang bernama asli Isa Wahyudi yang juga Ketua Forkom Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang.

 


Reporter: Francis Xavier